Bahaya Penyakit Menular Seksual yang harus diwaspadai

Bahaya Penyakit Menular Seksual yang harus diwaspadai

Bahaya Penyakit Menular Seksual yang harus diwaspadai - Penyakit menular seksual (PMS) merupakan suatu penyakit yang cara penyebarannya dari satu orang ke orang lain melalui kontak seksual. Penyakit ini menular ketika seseorang membawa organisme penyebab penyakit ke dalam aktivitas seksual dengan dengan pasangannya tanpa menggunakan alat kontrasepsi.


Berikut ini adalah penyakit menular seksual yang paling umum terjadi di masyarakat sehingga harus diwaspadai.
  • HIV/AIDS
Penyakit HIV/AIDS disebabkan oleh virus yang disebut Human Immunodeficiency Virus yang dapat ditemukan dalam cairan tubuh termasuk sperma, darah atau air susu ibu. Sebagian besar orang yang terjangkiti oleh penyakit HIV/AIDS menunjukan gejala seperti flu, kelenjar getah bening, kelelahan, mual, kulit mengalami ruam. Meskipun tidak ada obat untuk AIDS, bila terdiagnosis sejak dini, keadaan ini dapat dicegah dari berkembangnya virus dengan kombinasi obat antiretroviral.
  • Chlamydia
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang disebut Chlamydia trachomatis yang mempengaruhi penis pria dan uretra pada leher rahim wanita. Tidak sedikit orang yang tidak menyadari bahwa mereka telah tertular penyakit Chlamydia selama berbulan-bulan atau bahkan menahun. Gejala yang paling umum dari penyakit ini yaitu rasa terbakar ketika buang air kecil, keputihan abnormal, dan nyeri ketika melakukan aktivitas seksual.
  • Herpes
Herpes merupakan silents disease dan bahkan mungkin anda tidak tahu  bila pasangan anda mempunyai penyakit ini. Penyakit herpes dapat menular dan menyebar melalui kontak secara langsung. Ada saat saat di mana orang tidak menunjukan luka namun indikas yang paling umum dari herpes yaitu luka yang timbul pada vagina, penis, anus atau mulut. Meskipun tak ada obat permanen untuk herpes, namun ada pengobatan medis untuk mengatasinya. Setelah terinfeksi virus ini tidak akan pernah hilang dan terus akan muncul 2-4 kali dalam setahun.
  • Sipilis
Sipils adalah penyakit menular seksual yang dapat dikategorikan penyakit serius. Penyakit ini mungkin tidak selalu memunculkan gejala dan hal ini akan sangat berbahaya. Penyebab sipilis yaitu adanya infeksi bakteri yang disebut Treponema pallidum dan ditularkan melalui kontak langsung ketika seseorang tidak menggunakan alat kontrasepsi saat melakukan hubungan seksual.

Meskipun gejala ini jarang terjadi, tetapi luka disekitar rektum, vagina, daerah alat kelamin dapat menunjukan adanya virus sipilis. Selain itu, ciri lain seseorang yang terkena penyakit ini yaitu munculnya banyak bisul seperti bekas gigitan yang besar dan sangat menyakitkan. Keadaan itu juga dapat disertai dengan rontoknya rambut, nyeri tenggorokan atau lecet pada kulit. Cara paling mudah untuk mengetahui seseorang terkena penyakit sipilis yaitu dengan melakukan tes darah.
  • Kutu Kemaluan
Kutu kemaluan merupakan kutu yang kerap menetap diri dalam alat kelamin, tangan, atau bulu dada. Mereka timbul dalam wujud telur atau kutu yang melekat di rambut dan dapat menyebar bila tidak segera diobati. Kutu kemaluan dapat menyebabkan seseorang gatal di area yang terdapat kutu. Kutu kemaluan dapat terjadi melalui kontak seksual, namun seseorang juga dapat tertular kutu kemaluan melalui pakaian, sprei atau kursi toilet yang sudah dipakai oleh orang yang mempunyai kutu kemaluan.
  • Kutil Kelamin
Penyebab kutil kelamin yaitu virus yang sering disebut Human Papilloma, yang timbul dalam bentuk kutil di sekitar area alat kelamin, sebab itulah dinamakan kutil kelamin. Setelah seseorang terinfeksi oleh virus ini mungkin dibutuhkan waktu sekitar 3 bulan untuk kuril bisa timbul. Kutil ini sangat menular dan dapat menyebabkan gejala seperti nyeri otot, nyeri ketika buang air kecil, terjadi pembengkakan kelenjar di dekat alat kelamin. Konsultasikan pada dokter spesialis sangat disarankan jika ada seseorang mengalami hal tersebut. Karena, virus ini tidak dapat diobati secara permanen meskipun mungkin kutil tersebut dapat hilang sewaktu-waktu.

Bahaya Penyakit Menular Seksual yang harus diwaspadai

No comments:

Powered by Blogger.